Pentingnya Olahraga pada Anak, Bentuk Karakter hingga Betah Belajar

Olahraga merupakan aktivitas penting untuk menjaga kesehatan tubuh pada setiap orang, termasuk anak. Selain itu, ada beberapa manfaat penting yang dapat diperoleh anak dari berolahraga. Apa saja?

Direktur Pembinaan Sekolah Dasar Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Sri Wahyuningsih mengingatkan para orang tua tentang pentingnya anak berolahraga untuk pembentukan karakternya.

“Olahraga menjadi satu sarana bagaimana kita mampu meningkatkan kerja sama. Melalui olahraga akan membentuk pribadi-pribadi (anak) yang berkarakter,” ujar Sri, seperti dikutip Antara.

Sri mengatakan, melalui berolahraga anak akan belajar bersinergi satu sama lain, saling menghormati, memiliki mental sportif. Oleh karena itu, dia berpendapat orang tua perlu mendukung anak-anak mereka untuk selalu bergerak aktif salah satunya melalui olahraga.

“Anak-anak yang sejak dini memiliki kemampuan imajinasi yang baik, bergerak aktif, kreatif akan secara bertahap menjadi kebiasaan lalu menjadi karakter anak,” kata Sri.

Bentuk dukungan yang bisa diberikan orang tua pada anak-anak agar bisa menjadi sosok-sosok energik dan kreatif antara lain dengan memberikan mereka kesempatan berkompetisi yang bisa meningkatkan kreativitas baik yang diselenggarakan pojal sekolah, masyarakat atau dunia industri.

Menurut Sri, di era kemajuan teknologi saat ini, anak bisa diikutsertakan berbagai kompetisi dalam bentuk apa pun yang pada akhirnya akan menjadikan mereka sosok dengan mental pribadi tangguh di masa mendatang.

Apalagi, di masa pandemi Covid-19 yang memasuki hampir dua tahun ini menyebabkan anak-anak belajar dari jarak jauh atau di rumah dan ini membuat mereka cenderung kurang bergerak.

“Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) memberikan dampak pada anak, tidak hanya ketertinggalan pada capaian pembelajaran, juga dampak anak-anak tidak aktif bergerak, duduk,” kata Sri.

Untuk itu, Sri mengajak orang tua agar mendorong anak-anak mereka bisa bergerak secara fisik karena ini juga bisa mempengaruhi kualitas kesehatannya.

Dia juga agar tetap membiasakan anak menerapkan disiplin protokol kesehatan, perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dan memberikan vaksin untuk membantu meningkatkan kekebalan tubuh sebagai kunci utama melawan pandemi.

-Olahraga bantu anak betah belajar

Tidak hanya membentuk karakter anak, psikolog anak dan remaja dari Lembaga Psikologi Terapan Universitas Indonesia, Vera Itabiliana Hadiwidjojo mengatakan berolahraga juga bisa membantu anak betah berlama-lama belajar.

“Olahraga bisa meningkatkan atau berdampak positif pada performa belajar. Penelitian menunjukkan, dengan olahraga fokus belajar menjadi lebih baik, stamina jadi lebih bagus sehingga anak betah berlama-lama belajar,” ujarnya dalam kesempatan yang sama.

Dengan semakin fokus anak belajar, maka menurut Vera, otomatis prestasi belajar anak di sekolah juga akan meningkat. Oleh karena itu, dia mengingatkan hubungan penting antara akademis dan olahraga yang tidak bisa dipisahkan.

“Jadi tidak bisa dipisahkan akademis dan olahraga. Justru ini bisa saling membantu. Jadi luar biasa manfaatnya olahraga itu. Olahraga juga membantu anak belajar berstrategi, bagaimana supaya gerakannya bisa efektif. Perlu pemikiran kritis, instruksi dari guru olahraganya,” kata Vera.

Di sisi lain, olahraga juga berperan meningkatkan kesejahteraan psikologis anak seiring keluarnya hormon antistres yang membuat pikiran lebih jernih dan emosi lebih positif.

Vera berpendapat, olahraga yang seringkali dinomorduakan tetapi justru menjadi suatu hal yang penting untuk membantu mengembangkan aspek fisik, kognitif, sosial, karakter.

Ada olah fisik di dalamnya yang membuat tubuh seseorang yang melakukannya bugar, sehat dan koordinasi motoriknya juga bertambah baik.

Olahraga juga dapat membentuk karakter anak untuk disiplin, pantang menyerah, percaya diri dan sportif. Vera menambahkan, orang tua berperan penting terus memberikan semangat pada anak-anak mereka untuk tetap semangat berolahraga.

“Ketika anak lagi capek, bagaimana ibu memberikan semangat supaya anak menjadi semangat lagi berolahraga,” demikian pesan Vera.

Dilansir dari laman: cnnindonesia.com

Related posts