Presiden Ukraina Minta Bukti Rumor Rusia Siap Perang Rabu

Ukrainian President Volodymyr Zelensky gives a joint news conference with German Chancellor following their talks at the Mariinsky palace in Kiev, on August 22, 2021. (Photo by SERGEY DOLZHENKO / POOL / AFP)

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, meminta semua pihak segera memberikan bukti informasi lengkap jika mengetahui Rusia benar-benar siap menyerang negaranya pada Rabu (16/2).

“Kami paham ada risiko. Jika kalian, atau siapa pun, punya informasi 100 persen invasi Rusia akan dimulai pada tanggal 16, tolong berikan informasi itu kepada kami,” ujar Zelensky, seperti dikutip Associated Press.

Zelensky melontarkan pernyataan ini setelah sejumlah media melaporkan bahwa Rusia siap menyerang Ukraina pada Rabu mendatang, meski tak ada sumber jelas.

Ia pun meminta warga agar tidak panik di tengah simpang siur berita ini. Menurutnya, kepanikan warga hanya akan membuat perekonomian Ukraina terpuruk.

Saat ini, kawasan perbatasan Rusia dan Ukraina memang sedang tegang. Ketegangan bermula ketika Rusia dilaporkan sudah menyiagakan lebih dari 100 ribu tentara di perbatasan Ukraina.

Amerika Serikat mengklaim punya bukti Rusia dapat menyerang Ukraina kapan pun. Namun, Rusia membantah klaim tersebut.

Presiden Rusia, Vladimir Putin, mengatakan bahwa ia mengerahkan pasukan ke perbatasan Ukraina justru karena khawatir melihat pergerakan NATO di negara itu.

Putin mengatakan, AS sengaja melontarkan retorika-retorika seolah Rusia siap menyerang. Pada akhirnya, menurut Putin, AS hanya ingin menyeret Rusia ke dalam perang.

Sejak awal ketegangan ini, Zelensky dan jajaran pemerintahannya juga terus menenangkan warga. Mereka menegaskan, Rusia tak mungkin menyerang Ukraina.

Meski demikian, pasukan Ukraina tetap bersiaga di perbatasan Rusia. Sejumlah pasukan khusus Ukraina juga melatih para warga sipil untuk angkat senjata di tengah ancaman Rusia ini.

Namun, sebagian warga lain yang tinggal di daerah perbatasan tak percaya Rusia bakal mengerahkan pasukan untuk menyerang Ukraina.

“Saya tak percaya Rusia akan menyerang kami. Saya punya teman di Sakhalin, di Krasnodar. Saya tak percaya itu,” ucap seorang warga, Boris Cherepenko, merujuk pada sejumlah daerah di Rusia.

Alona Buznitskaya, seorang warga lainnya di Ibu Kota Ukraina, Kiev, juga menyuarakan keraguan serupa. Menurutnya, tak ada yang perlu dikhawatirkan saat ini.

“Saya cinta Ukraina. Kalian harus siap untuk semuanya, tapi pada akhirnya, tak ada yang perlu dikhawatirkan,” katanya.

Related posts