News  

‘Disinformasi’, Risiko Terbesar Dunia 2024

Para delegasi yang berkumpul di Davos untuk pertemuan tahunan Forum Ekonomi Dunia (WEF) dihadapkan pada serangkaian tantangan dunia yang menakutkan yaitu, konflik dan perubahan iklim yang semakin buruk; perekonomian dunia yang lemah; kecemasan terhadap teknologi kecerdasan buatan; dan serangan-serangan terhadap pelayaran komersial di Laut Merah.

Dalam laporannya yang diterbitkan hari Rabu, penyelenggara KTT mengatakan, risiko terbesar dalam jangka pendek adalah menghadapi disinformasi. Carolina Klint dari perusahaan konsultan risiko Marsh McLennan adalah salah seorang penulis laporan tersebut.

“Kemungkinan dampak terhadap pemilu di seluruh dunia dalam dua tahun ke depan sangat besar, dan ini dapat menyebabkan legitimasi pemerintahan terpilih dipertanyakan. Hal itu tentu saja dapat mengancam proses demokrasi yang mengarah pada polarisasi sosial lebih lanjut, kerusuhan, pemogokan, atau bahkan kekerasan di dalam negara,” jelasnya.

KTT berlangsung dengan latar belakang dua perang besar di Ukraina dan Gaza. Para pemimpin yang dijadwalkan tiba di Davos adalah Presiden Israel Isaac Herzog, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy, Perdana Menteri China Li Qiang, dan Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken.

Selain para pemimpin politik, ratusan kepala eksekutif paling berkuasa di dunia juga hadir. Para pengecam mengatakan, kekayaan mereka meningkat, sementara miliaran orang semakin miskin.

Nabil Ahmed dari lembaga bantuan Oxfam International mengatakan, “Orang-orang di seluruh dunia merasakan kesulitan yang sangat besar. Pada waktu yang sama, sebagian orang melesat menjadi sangat kaya. Dan sebagian dari mereka akan berada di Davos. Forum ini, memang ruang untuk berdialog dan berdiskusi penting, bahkan untuk meminta pertanggungjawaban para pemimpin politik dan bisnis. Namun ini juga bukan ruang internasional dan demokratis untuk membuat keputusan yang transparan dan bisa dipertanggungjawabkan.”

Penyelenggara KTT mengatakan, sangat penting untuk mempertemukan para pemimpin politik dan bisnis untuk memperoleh solusi dalam menghadapi berbagai tantangan dunia. [ps/ka]

Sumber: www.voaindonesia.com